Ziyadah merupakan kegiatan khusus untuk menambah ayat Al-Qur’an. Ziyadah ini biasanya disesuaikan dengan target hafalan masing-masing santri. Santri PPTQ SMPIT Cahaya Insani memiliki jadwal khusus untuk ziyadah. Ada jadwal khusus yang masuk dalam program kegiatan yakni tiap ba’da Subuh. Ada juga jadwal khusus masing-masing santri yang dibuat sendiri.

Ziyadah ini merupakan bentuk tanggung jawab dan komitmen santri dalam mencapai target hafalan yang telah ditentukan oleh pondok pesantren di awal tahun ajaran. Target hafalan dalam tiga tahun adalah lima juz dengan tiga juz mutqin atau hafal dengan baik. Namun sebagian santri ada yang melebihi target, seperti Arkan kelas 7A yang bisa menambah hafalan satu juz dalam tiap bulan. “Arkan santri yang tekun dalam menghafal, In syaa alloh jika ia tetap istiqomah maka ia bisa hafal 30 juz di sini,” Hamid penanggungjawab tahfiz menjelaskan.

Ada cara yang berbeda-beda santri untuk menghafal. Ada yang membaca berulang ayat yang berulang dengan suara lantang, ada yang menulis di kertas lalu dihafalkan, ada yang mencari tempat sunyi dan menghafal lirih, ada yang membaca berulang-ulang, ada yang sambil jalan-jalan, ada yang mendengarkan suara ayat Al-Qur’an dari speaker hafalan, ada pula yang hanya mendengarkan teman menghafal dengan suara lantang. Bisa?

Bisa. Ini terjadi pada Wigati, santri angkatan ke-7. Ia mengalami kendala dalam menghafal tadinya, kemudian ia menemukan cara unik, yakni mendengarkan teman yang menghafal dengan lantang. Hasilnya, ia bisa menghafal surat di juz 29.

Maa syaa Alloh. Jadi, mari bersemangat menghafal. Meski tidak hafal-hafal, tetaplah menghafal sebab dalam setiap ayat yang dihafalkan ada pahala serta kebaikan berlimpah.

 

Penulis: ata
Foto: Leni